Aksi Cepat Tanggap Relawan ABA Menghadap Banjir Di Jakarta

Banjir kembali datang lagi setelah  bulan desember kemarin fenomena hujan lebat yang datang dari arah Bogor membuat wilayah Jakarta yang berada di posisi dataran rendah menerima efek banjir kiriman dan tentunya menggenanggi beberapa titik di ibukota

Tim relawan ABA juga memberikan perhatianya atas bencana musibah yang menimpa Jakarta ini dan berharap bisa cepat reda dan kering sehingga menjadi asri kembali

Selain itu, dia menyebut banjir Jakarta yang terjadi semalam berbeda dengan banjir yang terjadi November tahun lalu. Semalam, banjir terjadi karena air kiriman di hulu, sedangkan November lalu karena curah hujan sangat tinggi di Jakarta.

“Dua hal yang berbeda, November kemarin itu karena curah hujan yang amat tinggi di Jakarta. Yang terjadi kemarin ini curah hujan yang amat tinggi di hulu kemudian memiliki dampak pada kita di Jakarta,” ujar Anies.

Akibatnya, sejumlah wilayah Jakarta kembali dilanda banjir. Dari beberapa wilayah yang terendam, seperti Pejaten Timur dan Kampung Pulo  yangdua tahun belakangan tidak banjir, semalam kembali terendam.

11.450 JIWA TERDAMPAK BANJIR JAKARTA, 6.532 JIWA MENGUNGSI

Banjir akibat luapan sungau di bantaran Sungai Ciliwung di wilayah DKI Jakarta masih berlangsung hingga saat ini. Tinggi muka air di Katulampa hingga mencapai 240 centimeter atau level Siaga I pada Senin (5/2/2018) pagi hingga siang hari, telah menyebabkan banjir di bagian hilir di Jakarta sejak kemarin sore hingga saat ini.

Berdasarkan laporan BPBD DKI Jakarta menyebabkan 7.228 KK atau 11.450 jiwa terdampak banjir pada Selasa (6/2/2018) siang. Banjir meliputi 141 RT dan 49 RW di 20 kelurahan pada 12 kecamatan di Jakarta Timur, Jakarta Selatan dan Jakarta Barat. Ribuan rumah terendam banjir.

Sebanyak 6.532 jiwa mengungsi yang tersebar di 31 titik pengungsian di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur. Meskipun ribuan rumah terendam banjir, banyak masyarakat yang tidak bersedia mengungsi. Mereka tetap berada di rumahnya. Perabotan rumah tangga mereka telah dipindahkan ke lantai atas di rumahnya.

Di wilayah Jakarta Timur, sebanyak 2.632 jiwa pengungsi berada di 24 titik pengungsian yaitu di Kecamatan Jatinegara sebanyaj 1.057 jiwa (14 titik) dan Kecamatan Kramatjati sebanyaj 1.575 jiwa (10 titik). Sedangkan di Jakarta Selatan terdapat 3.900 jiwa di 7 titik, Kecamatan Pancoran 3.200 jiwa (4 titik), dan di Kecamatan Tebet 700 jiwa (3 titik).

Bantuan logistik telah disalurkan kepada pengungsi. Secara umum penanganan berlangsung lancar.

Hingga (6/2) pukul 12.00 Wib, tinggi muka air di Katulampa dan Depok posisi normal (siaga 4) sedangkan di Manggarai siaga 3. Kondisi banjir relatif cepat surut karena debit dari bagian hulu menurun dan tidak ada hujan lokal yang berintensitas tinggi. Selain itu, normalisasi Sungai Ciliwung yang dilakukan sebelumnya juga telah menyebabkan debit sungai menjadi lebih lancar mengalir. Aparat Pemda DKI Jakarta telah siaga di lapangan untuk mengantisipasi banjir. Pemprov DKI menyiagakan 450 unit pompa mobile dan stationer.

BNPB terus mendampingi BPBD dalam penanganan banjir di Jakarta. Petugas dari Pemda DKI Jakarta bersama LSM dan organisasi masyarakat berada di lokasi dan membantu melakukan upaya penanggulangan bencana banjir. Sebanyak 31 titik pos pengungsi telah dibuka oleh BNPB, BPBD, dan masyarakat di fasilitas umum seperti masjid, aula, kantor kelurahan, kantor kecamatan, RPTRA, fasilitas pendidikan, dan lainnya yang telah dihuni dan siap menerima warga yang akan mengungsi.

Masyarakat dihimbau untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi banjir, longsor dan puting beliung. Februari ada puncak musim hujan di wilayah Jawa. Ancaman banjir, longsor dan puting beliung akan makin meningkat.

Hingga saat ini banjir berpotensi merendam 11 titik wilayah di DKI Jakarta yakni antara lain Pejaten, Srengseng Sawah, Kp. Melayu, Bukit Duri, dan beberapa daerah lainnya.

Tinggi muka air (TMA) Bendungan Katulampa semula mencapai 240 centimeter sehingga sempat ditetapkan statusnya menjadi siaga satu.

Namun, warga yg berada di wilayah yg dilewati kali Ciliwung tidak cukup waktu untuk bergegas. Seperti yg ada di Kp. Melayu RT 26 sudah dlm keadaan terendam sehingga 1100 jiwa / sebanyak 280 KK terancam mengungsi.

Bantuan segera yang dibutuhkan :

1⃣Air Mineral
2⃣Bahan Makanan
3⃣Perlengkapan Mandi
4⃣Hygiene Kit

Mari bersama Lembaga Amil Zakat Baitul Maal Abdurrahman bin Auf
(LAZ BM ABA)
bersinergi memberikan solusi terbaik bagi saudara yang tengah dirundung musibah.

💫💫💫💰💰💰❤❤❤✅✅✅
.
Salurkan donasi anda melalui :
.
🏧 TRANSFER
Bank Syariah Mandiri
no rek 7000.359.313
an Yayasan Abdurrahman bin Auf
.
Contact Information
💦0812-1837-424 (Ust. Jaya)
.
📌📌📌
Follow IG
*www.instagram.com/fundraisingforcharity*
Website
www.baitul-maal.com
Fanpage
*www.facebook.com/bayt.almaal.abdurrahmanbinauf*
Twitter
*https://twitter.com/LAZ_BM_ABA*
.
#fundraisingforcharity #abajakartaraya #abajawabarat #sedekahjariyah #donasikemanusiaan #banjirjakarta #ayobantumereka #dukamerekadukakita