Lombok –   Kejadian gempa yang hebat telah membuat rumah – rumah menjadi roboh dimana dinding rumah yang runtuh tersebut menimpa warga yang mendiaminya, dah hal itu terjadi juga pada Bapak  Zaenal Abidin, beliau berusia 35 tahun, tinggal diDusun Gangga, Desa Genggelang, Kecamatan  Gangga, Lombok Utara. Dimana rumahnya telah roboh dan puingnya menimpa punggung beliau.

Ketika terjadi gempa 7 skala Richter di Lombok Utara, Zaenal ini tertimpa reruntuhan tembok hingga tulang belakang nya memelintir (melintir) dan menjadi (seperti) huruf S.

Oleh warga beliau langsung dibawa ke RSUD Tanjung. akant tetapi pihak  RSUD Tanjung tidak sanggup dan  kemudia di rujuk menuju RSUD Mataram , dan di RSUD Mataram ternyata juga tidak menunjukkan tanda-tanda kesembuhan ( dan ternyata telah terjadi juga gempa susulan) , dan akhirnya pihak keluarga memutuskan untuk dibawa pulang.

 

Dan setelah itu pada hari, Sabtu (37/8/2018 ) Tim medis BM ABA  mendatangai rumah beliau dan Bapak Arsalan  dari tim ABA langsung mengunjungi pihak keluarga untuk melakukan pengobatan tulang  punggung Bapa Zaenal

Dalam hal ini tim medis ABA juga menggunakan rontgen dokter untuk menguatkan analisa kondisi nyata pasien, dan setelah melihat hasil rongsennya akhirnya Bapa Arsanlan bisa mengetahui sakitnya dan bisa dilakukan terapi tepat pada titik pusat sumber penyakitnya.

Setelah dilakukan terapi Bapak Zaenal merasakan sakitnya berkurang dan  akhirnya bisa tidur dengan nyenyak , hal itu menandakan beliau sudah merasakan rasa nyaman.Dan pada tanggal 4 September 2018 tim media ABA lakukan terapi yg keduanya, dimana hal ini untuk memastikan kesembuhan beliau agar bisa kembali normal dan melakukan aktvitas sehari hari.