Bandar Lampung–Musyawarah Kerja Daerah (Mukerda) ke-6 LAZ Baitul Maal Abdurrahman Bin Auf (BM ABA) telah sukses digelar pada Jumat–Minggu, 20–22 Juli 2018 di Masjid Al Kautsar, Sepang Jaya, Bandar Lampung, _Alhamdulillah,_ red. Agenda tiga bulanan ini diikuti oleh 38 orang peserta dari perwakilan pokja-pokja di 9 kabupaten/kota di Provinsi Lampung. Mukerda VI diadakan dengan tema “Membangun Kebersamaan untuk Mewujudkan Goal Setting LAZ BM ABA”.

Hal ini diungkapkan oleh Ketua LAZ BM ABA Lampung, Suprihadi, dalam sambutannya. “Mukerda VI ini sebagai bahan evaluasi sudah seberapa besar penghimpunan dana kita sampai bulan Juli ini. Sekaligus, untuk meningkatkan kinerja pengurus guna mencapai target 14 M ke depan. Oleh karena itu, dengan mengambil tema tersebut kita ingin membangun kebersamaan dan kekompakan seluruh pengurus dan fundriser untuk mencapai target goal setting 14 M”, paparnya.

Mukerda dibuka pada Jumat (20/7) pukul 20.00 WIB dengan acara pembukaan dan sambutan-sambutan oleh Ketua Pelaksana, Ketua LAZ BM ABA, dan Pengurus Masjid Al Kautsar. Tujuan diadakannya Mukerda VI yaitu untuk berkoordinasi, konsolidasi, dalam rangka meningkatkan kinerja pengurus dan anggota sehingga dapat mencapai target penghimpunan yang diinginkan. Dengan kebersamaan dan kesungguhan akan dapat terwujud sesuatu yang dicita-citakan bersama. _Aamiin…insha Allah,_ red.

Mukerda VI kali ini dihadiri oleh Dewan Pengawas yakni Ust. Agus Supriyadi yang turut memberikan Tausiyah Ba’da Subuh kepada peserta dengan tujuan untuk pencerahan, motivasi, dan penguatan. Beliau menekankan agar pengurus LAZ BM ABA bersemangat dalam beramal kebaikan di lembaga amil zakat ini. “Berlomba-lombalah dalam kebaikan untuk meraih pahala sebanyak-banyaknya melalui amal shalih di BM ABA: menyantuni fakir miskin, anak yatim, janda-janda dengan mengajak para dermawan untuk berinfak/sedekah” ujar Ust. Agus dalam tausiyahnya.

Di samping itu, untuk semakin memotivasi peserta, dihadirkan pula Ust. Mualif Ridwan dengan pemaparan materinya yang berjudul “Karakter Seorang Mukmin dalam Bekerja”. Dalam bekerja dan beramal kita harus bersikap Itqon (profesional/sempurna). “Sebagai pengurus atau amil zakat kita harus bekerja dengan 4 (-As), yaitu Kerja Ikhlas, Kerja Cerdas, Kerja Keras, dan Kerja Tuntas. Semua pekerjaan BM ABA adalah kebaikan yang bernilai pahala dan surga. Maka, jangan sampai tidak bersungguh2 dalam menjalankannya”, tutur Ust. Mualif dalam motivasinya. Para peserta antusias menyimak motivasi dari Ust. Mualif tersebut.

Mukerda VI dibagi dalam beberapa sesi pembahasan yaitu Kebijakan Divisi, Problem Solving, Program Percepatan Penghimpunan. Pembahasan Kebijakan Divisi dilakukan pada hari I mukerda oleh Penanggung Jawab masing-masing seperti Divisi Keuangan, Kesekretariatan, Penghimpunan, Pendayagunaan, HRD, dan IT Media.

Sementara hari II mukerda diisi dengan sesi ke-6 yaitu Problem Solving dan Solusinya. Sesi problem solving ini didampingi oleh Ust. Abdun Nafi, selaku Dewan Syariah Pusat, yang membantu memecahkan masalah di internal organisasi dan di lapangan (tingkat pokja).

Mukerda VI diakhiri dengan seremonial penutupan pada Ahad (22/7) pukul 13.00 WIB. Diawali dengan sambutan ketua pelaksana, Ketua LAZ BM ABA lalu pembagian penghargaan (reward) kepada Pokja dan Fundriser yang berprestasi. Hasil Mukerda VI menyepakati beberapa poin mendesak untuk meningkatkan penghimpunan, yaitu Program Rumah Tahfidz di 5 titik (Target 3,5 miliar), terus Program Tebar Qurban di Palestina/Rohingya dan Indonesia (Target 3 M), serta program pembangunan masjid di Tanah Wakaf Podomoro (Target 200 juta).

Alhamdulillah, Mukerda VI dapat berjalan dengan sukses, lancar, dan aman. Semoga mendapat keberkahan Allah Ta’ala dalam mewujudkan Maslahat Untuk Umat lebih luas lagi. Aamiiin (*dw)

—————————————————-
Tim Liputan :
Reporter : Dwi R. Susilo
Editor : Tim IT
Fotografer : Ali Nurdin
Sumber : Kegiatan di TKP