Surga-Neraka1

 

Bismillahirrohmaanirrohiim

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Ta’ala Wbarokatu

Konsep Surga menurut islam (dalam Al-Qur’an), diambil dari terjemah kosa kata Bahasa Arab, Jannah (Jamak),  Jinan (Mufrod) yang bermakna taman atau kebun.

Dari makna “kebun” sangat sesuai dengan apa yang digambarkan dalam Al-Qur’an, bahwa surga (Al-Jannah) merupakan tempat yang sangat indah, terdapat pohon-pohon rindang, sungai-sungai yang mengalir jernih dan segala kenikmatan dan keindahan lainnya. Begitu indah dan berlimpahnya kenikmatan sehingga belum pernah terbayangkan oleh manusia, terdapat didalamnya segala yang menyenangkan mata dan hati, belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah terdengar oleh telinga, belum pernah tercium oleh hidung dan belum pernah terlintas oleh akal pikiran manusia.

Berikut adalah nama-nama surga dilansir dari berbagai sumber yang relevan, berdasarkan Qur’an dan hadits :

 

  1. Surga Firdaus

Surga Firdaus merupakan surga yang tingkatannya paling tinggi.

 

“Surga itu terdiri dari seratus tingkat. Jarak antara yang satu dan yang lainnya seperti antara bumi dan langit. Dan tingkata tertinggi adalah surga Firdaus”. (HR Abu Sa’id Al Khudri)

 

Surga ini diciptakan dari emas yang merah. Surga ini diperuntukkan untuk orang orang yang khusyuk sholatnya, menjauhkan diri dari perbuatan sia sia, aktif menunaikan zakat, menjaga kemaluannya, memelihara amanah, menepati janji, dan memelihara sholatnya.

 

Firman Allah Q.S Al Kahfi : 107-108

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka adalah surga Firdaus menjadi tempat tinggal.mereka kekal di dalamnya, mereka tidak ingin berpindah dari padanya”

 

 

  1. Surga Adn

Surga Adn terbuat dari Intan Putih. Surga ini diperuntukkan untuk orang orang yang bertakwa kepada Allah, benar benar beriman dan beramal shalih, banyak berbuat baik, sabar, menginfakkan hartanya, dan membalas kejahatan dengan kebaikan.

 

Firman Allah Q.S Maryam : 61

”yaitu syurga ‘Adn yang telah dijanjikan oleh Tuhan Yang Maha Pemurah kepada hamba-hamba-Nya, sekalipun (syurga itu) tidak nampak. Sesungguhnya janji Allah itu pasti akan ditepati.”

 

Firman Allah Q.S An Nahl : 30-31

 “Dan dikatakan kepada orang-orang yang bertakwa: “Apakah yang telah diturunkan oleh Tuhanmu?” Mereka menjawab: “(Allah telah menurunkan) kebaikan.” Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini mendapat (pembalasan) yang baik. Dan sesungguhnya kampung akhirat adalah lebih baik dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa, (yaitu) syurga ‘Adn yang mereka masuk ke dalamnya, mengalir di bawahnya sungai-sungai, di dalam surga itu mereka mendapat segala apa yang mereka kehendaki. Demikianlah Allah memberi balasan kepada orang-orang yang bertakwa,”

 

 

  1. Surga Na’im

Surga Na’im terbuat dari perak putih. Surga Na’im sering disebut juga dengan Surga Kenikmatan. Surga ini diperuntukkan bagi orang orang yang benar benar bertakwa kepada Allah S.W.T dan Beramal Shalih.

 

Firman Allah Q.S Luqman : 8

 “Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh, bagi mereka syurga-syurga yang penuh kenikmatan,”

 

Firman Allah Q.S Al Hajj : 56

 “Kekuasaan di hari itu ada pada Allah, Dia memberi keputusan di antara mereka. Maka orang-orang yang beriman dan beramal saleh adalah di dalam syurga yang penuh kenikmatan.”

 

Firman Allah Q.S Al Qalam : 34

 “Sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa (disediakan) syurga-syurga yang penuh kenikmatan di sisi Tuhannya”.

 

 

  1. Surga Ma’wa

Surga ma’wa juga disebut dengan Surga tempat tinggal. Dan Surga ini terbuat dari zamrud Hijau. Surga Ma’wa diperuntukkan bagi orang orang yang bertakwa kepada Allah, beramal Shaleh, serta takut kepada kebesaran Allah S.W.T, dan menahan hawa nafsu.

 

Firman Allah Q.S An Najm : 15

 “Di dekatnya ada syurga tempat tinggal”,

 

Firman Allah Q.S As Sajjdah : 19

 “Adapun orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, maka bagi mereka jannah tempat kediaman, sebagai pahala terhadap apa yang mereka kerjakan”.

 

 

  1. Surga Darussalam

Atau disebut juga sebagai Negeri penuh kesejahteraan. Surga Darussalam terbuat dari Yakut merah. Surga ini diperuntukkan kepada orang orang yang kuat iman dan Islamnya, memperhatikan ayat ayat Allah serta beramal shalih.

 

Firman Allah Q.S Al An’am : 127

“Bagi mereka (disediakan) darussalam (syurga) pada sisi Tuhannya dan Dialah Pelindung mereka disebabkan amal-amal saleh yang selalu mereka kerjakan”.

 

Firman Allah Q.S Yusuf : 25

“Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam)”.

  1. Surga Da’arul Muqamah

Surga ini terbuat dari Permata Putih. Surga Da’arul Muqamah disebut juga sebagai Surga Tempat tinggal. Surga ini diperuntukkan kepada orang orang yang yang selalu bersyukur kepada Allah, dia tidak pernah mengeluh, dan tidak pernah merasa lesu.

 

Firman Allah Q.S Fathir:  34-35

 “Dan mereka berkata: “Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan duka cita dari kami. Sesungguhnya Tuhan kami benar-benar Maha Pengampum lagi Maha Mensyukuri. “Yang menempatkan kami dalam tempat yang kekal (surga) dari karunia-Nya; didalamnya kami tiada merasa lelah dan tiada pula merasa lesu.”

 

 

  1. Surga Al Maqamul Amin

Surga ini terbuat dari Permata Putih. Surga Al Maqamul Amin sering disebut juga dengan Tempat yang Aman.  Surga ini diperuntukkan untuk orang orang yang bertakwa .

 

Terdapat dalam Q.S Ad Dukhan : 51

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa berada dalam tempat yang aman”,

 

 

  1. Surga Khuldi

Surga ini sering disebut juga dengan Negeri Abadi. Surga ini terbuat dari Marja Merah dan Kuning. Surga ini diperuntukkan kepada orang orang yang menjalankan perintah Allah S.W.T dan menjauhi larangannya.

 

Firman Allah Q.S Hud : 108

“Adapun orang-orang yang berbahagia, maka tempatnya di dalam syurga, mereka kekal di dalamnya selama ada langit dan bumi, kecuali jika Tuhanmu menghendaki (yang lain); sebagai karunia yang tiada putus-putusnya”.

 

Demikianlah nama-nama  surga yang telah dijelaskan didalam Al Qur’an. Menurut hadis, yang akan memasuki Surga adalah umat Nabi Muhammad S.A.W  terdiri atas 120 shaf yang ditempati oleh Umat Rasulullah 80 Barisan. Dan sekitar 70 orang yang akan memasuki surga terlebih dahulu.

 

Allah menciptakan segala sesuatu dalam keadaan seimbang dan beroasang-pasangan, siang dan malam, langit dan bumi, laki-laki dan perempuan, begitupun dengan penciptaan surga maka ada pula neraka.

Dalam Al-qur’an neraka disebut naar, berarti api yang menyala nyala. Merupakan tempat dan balasan berupa siksaan bagi manusia yang berbuat dosa dan kesalahan.

Rasulullah S.A.W bersabda :

Adapun neraka itu gelap gulita, tidak mempunyai penerangan kecuali api yang menyala-nyala. Neraka itu mempunyai 7 pintu dan tiap-tiap pintu itu mempunyai 70.000 bukit, tiap-tiap bukit mempunyai 70.000 cabangnya, dan tiap-tiap cabang terdiri atas bagian-bagian yang lebih kecil. Dan tiao-tiap bagian kecilnya itu terdiri atas 70.000 dusun. Dan tiap-tiap dusun terdiri atas 70.000 rumah dan api yang menyala-nyala.tiap-tiap rumah itu berisi 70.000 ular dan kalajengking”.

 

Berikut adalah nama-nama neraka berdasarkan Qur’an dan hadits :

  1. Huthamah
    Neraka yang diciptakan untuk orang yang gemar mengumpulkan harta berupa emas, perak dan seterusnya mereka yang serakah tidak mau mengeluarkan zakat harta dan menghina orang miskin. Di neraka ini harta yang mereka kumpulkan akan dibawa dan dibakar untuk diminumkan sebagai siksaan kepada manusia pengumpul harta.

 

Q.S Al-Humazah : 1-9
“Kecelakaanlah bagi setiap pengumpat lagi pencela, Yang mengumpulkan harta dan menghitung-hitung 1)  Dia mengira bahwa hartanya itu dapat mengkekalkannya, Sekali-kali tidak! Sesungguhnya dia benar-benar akan dilemparkan ke dalam Huthamah. Dan tahukah kamu apa Huthamah itu? (yaitu) api (yang disediakan) Allah yang dinyalakan, Yang (membakar) sampai ke hati. Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka, (sedang mereka itu) diikat pada tiang-tiang yang panjang”.

1) maksudnya mengumpulkan dan menghitung-hitung harta yang sehingga ia menjadi kikir dan tidak mau menafkahkannya di jalan Allah.

  1. Hawiyah
    Neraka yang diciptakan untuk orang-orang yang ringan timbangan amalnya, yaitu mereka yang selama hidup didunia mengerjakan kebaikan bercampur dengan keburukan. Orang muslim laki-laki dan perempuan yang tidak tanduknya tidak sesuai dengan ajaran agama Islam, seperti para wanita muslim yang tidak menggunakan jilbab, bagi para lelaki muslim yang sering memakai sutra dan emas, mencari rizki dengan cara yang tidak halal, memakan riba dan sebagainya, Hawiyah adalah sebagai tempat kembalinya.

 

Nama neraka ini tercantum dalam Q.S Al-Qori’ah : ayat 9-10.
“Dan adapun orang-orang yang ringan timbangan (kebaikan)nya, Maka tempat kembalinya adalah neraka Hawiyah. Tahukah kamu apakah neraka Hawiyah itu? (yaitu) api yang sangat panas”.

  1. Jahannam
    Nama neraka ini tercantum dalam Q.S Al-hijr : 43.
    “Dan Sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang Telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya”.

    Pengikut syaithan kebanyakan para wanita, karena dalam diri seorang wanita terdapat pengaruh roh-roh syaithan.
    Syaithan bentuknya ada 3 (tiga) yaitu:
    a. Ucapan para dukun, peramal
    b. Hawa nafsu (egoisme)
    c. Mengkultuskan kepada seseorang

  2. Jahim
    Neraka sebagai tempat penyiksaan orang-orang musyrik atau orang yang menyekutukan Allah. Mereka akan disiksa oleh apa yang mereka sembah ketika di dunia. Dalam ajaran Islam syirik adalah sebagai salah satu dosa paling besar menurut Allah, karena syirik berarti menganggap bahwa ada dzat yang lebih hebat dan berkuasa setara dengan Allah dan bisa pula menganggap bahwa ada Tuhan selain Allah. Surah Asy-Syu’ara’ dan Surah As-Saffat, didalamnya ditempati orang-orang musyrik.

Nama neraka ini tercantum dalam Q.S  As-Syu’araa :91.
“Dan diperlihatkan dengan jelas neraka Jahim kepada orang- orang yang sesat”.
 

  1. Saqar
    Neraka untuk orang munafik, yaitu orang yang mendustakan perintah Allah dan rasul. Mereka mengetahui bahwa Allah sudah menentukan hukum Islam melalui lisan Muhammad, tetapi mereka membantah syariat Islam, didalamnya ditempati orang-orang penyembah berhala.

Nama neraka ini tercantum dalam Q.S Al-Muddatsir :26-27,42. 26

Aku akan memasukkannya ke dalam (neraka) Saqar.Tahukah kamu apakah (neraka) Saqar itu? Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?”

  1. Sa’iir
    Nama neraka ini tercantum dalam Q.S An-Nisa’ : 10
    “Sesungguhnya orang-orang yang memakan harta anak yatim secara zalim, Sebenarnya mereka itu menelan api sepenuh perutnya dan mereka akan masuk ke dalam api yang menyala-nyala (neraka)”.

Q.S  Al-Mulk : 5,10,11 dan lain-lain.
“Sesungguhnya kami Telah menghiasi langit yang dekat dengan bintang-bintang, dan kami jadikan bintang-bintang itu alat-alat pelempar syaitan, dan kami sediakan bagi mereka siksa neraka yang menyala-nyala”.

“ Dan mereka berkata: “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala. Mereka mengakui dosa mereka. Maka kebinasaanlah bagi penghuni-penghuni neraka yang menyala-nyala”

Disediakan untuk orang-orang kafir yang mengingkari adanya akhirat, juga untuk orang yang senang bila mendapat rizki dan marah ketika sulit memperoleh rizki.

 

  1. Wail
    Neraka yang disediakan untuk para pengusaha atau pedagang yang tidak jujur, dengan cara mengurangi berat timbangan, mencalokan barang dagangan untuk mendapatkan keuntungan yang berlipat-lipat. Barang dagangan mereka akan dibakar dan dimasukkan kedalam perut mereka sebagai azhab atas dosa-dosa mereka.

Nama neraka ini tercantum dalam Q.S  Al-Muthaffifin : 1-3.
“Kecelakaan besarlah bagi orang-orang yang curang 2) (yaitu) orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain mereka minta dipenuhi, Dan apabila mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi”.
2)Adapun yang dimaksud dengan orang-orang yang curang dalam hal ini adalah orang-orang yang curang dalam menakar dan menimbang.

 

Demikianlah sekilas review tentang surga dan Neraka, semoga dapat menjadikan bahan muhasabah hendak kemana kita akan kembali pada akhirnya nanti.

Billahi Taufiq wal Hidayah.

 

Wassalamu’alaikum Warrahmatullahi Ta’ala Wabarakatu.