Bisnis adalah sesuatu yang banyak di lakukan  manusia dan perdagangan di tahun 2017 telah  mengalami perkembangan y ang menakjubkan di banding dekade sebelumnya, para pebisnis telah mengeluarkan jurusnya untuk mencapa sasaranya bagaiamana mendapatkan keuntungan yang besar

Abdurahman bin Auf sosok pebisnis ulung dalam islam dimana kisah ketika ia hijrah ke kota madinah dan di tawarkan oleh sahabat anshar nya hartanya, dengan kerendahan hati ia menolaknya namun hanya minta di tunjukan pasar dan dalam waktu yang tidak begitu lama maka ia menjadi pebisnis yang besar di kota Madinah saat ini

 

Dan kita melihat bahwa para pebisnis  yang ulung itu ternyata berdagang telah menjadi jiwanya. baca laporan FORBES . bahwa urutan terkaya masih di pegang Bill Gates di susul oleh Warren Buffet  Investor handal  pemilik Berkshire Hathaway perusahaan yang bergerak di bidang investasi nama nama beken antara lain Coca cola dan General Electric beberapa di antara nama yang masuk dalam investasinya juga Jeff Bezoz sang pemilik Amazon.com sebuah perusahaan jual beli online yang terkenal di dunia. Mereka adalah para pebisnis ulung yang berkompeten di dalamnya

Kembali ke kisah Sahabat Abdurahman bin Auf. inilah beberapa trik dan kisahnya dalam menjalankan usahanya

Strategi # 1 – Jual Unta Harga Pokok

Dia menggunakan strategi jualan pada harga pokok. Ya, unta-unta dia dijual di harga pokok, yang artinya tidak untung sama sekali.

Berhasilkah Strategi seperti ini? Yang, semua yang mau membeli unta akan pergi ke Abdurrahman bin Auf.

TERUS DARI MANA UNTUNGNYA?

Dia tidak langsung mengambil keuntungan dengan hasil jualan unta, namun melapor kepada beliau, dia menjawab:

Keuntunganku tidak diambil dari hasil penjualan unta. Unta dijual pada harga pokok. Tapi, keuntungan diambil dari menjual “TALI PENGIKAT UNTA”.

Dari situlah datangnya keuntungannya berbisnis. Tali-tali yang dijual adalah cantik dan bermacam- macam warna. Jarang orang lain yang berdagang unta dapat menandingi kelebihan dia berdagang.

Namun kekayaannya tidak membuat sahabat Rasulullah SAW, Abdurrahman bin Auf tidak memiliki cinta terhadap harta. Ia adalah seorang saudagar dan usahawan termasyur yang telah dijanjikan syurga.

Dalam konteks ini kita melihat bukan pada jenis produk itu yang di jual namun faktor pendukung yang di dalamnya, kita ketika berjalan di Mall bisa melihat berbagai macam fasilitas gratis di dalamnya namun apa yang membuat Mall itu beruntung mereka menjual dari berbagai macam toko yang berjejer dan mendapatkan sumbangan pembayaran , namun untuk fasilitas mereka memberikan gratis.

kafilah dagang1

Strategi # 2 – Syukur Walau Untung Sedikit

“Aku tidak pernah ditolak meski sedikit.”

Kalimat di atas sangat memberikan kesan yang positif bagi para usahawan.

Mensyukuri yang sedikit, di syaa Allah akan membuahkan hasil yang jauh lebih banyak …

Pernahkan kita melihat bahwa sangat sedikit sekali untung dari para penjual pulsa dengan modal Rp10.000 mereka terkadang hanya mendapakan margin keuntungan 1.000 atau 500  kenapa hal itu bisa terjadi karea kuantitas dari perputaran bisnis tersebut, Trafic telpon dan internet yang menjadi booming di dunia dimana Indonesia telah mengalami peningkatan penggunaan internet sampai 62% menjadikan untung yang sedikit namun menjadi besar dalam kuantitas

 

Strategi # 3 – Jangan Kecewakan Pelanggan

Perkataan dia

“Aku tidak pernah melambatkan penjualan barangan yang meminta.”

Artinya, jika barang yang diminta tidak ada, dia akan mencarikan barang yang diinginkan pelanggan. Begitu dia menjadi rujukan pelanggan.

juga Abdurrahman bin Auf mengatakan:

“Aku tidak menjual barang barang, aku merasa cukup dengan untung yang sedikit kerana aku tahu Allah memberkati ..”

Pelanggan adalah orang yang membeli barang atau produk kita dari merekalah kita mendapatkan keuntungan dan dengan membangun relasi dengan baik bersama mereka maka keuntungan kita akan semakin bertambah,

Janji ialah hal yang harus ditepati dimana kepercayaan akan semakin membuat masing masing untung kita melihat kasus ini pada produsen mobil Toyota pada tahun 2016 hanya karena masalah seat belt .Dijelaskan, penarikan diberlakukan pada 1,33 juta kendaraan di Amerika Utara, 625 ribu unit di Eropa, dan 434 ribu di China.Kasus seatbelt ini adalah salah satu recall terbesar Toyota. Sebelumnya, mereka adalah salah satu dari 14 pabrikan yang menarik sekira 24 juta kendaraan karena masalah  masalah seat belt yang tidak safety

Strategi # 4 – Bayar Kas

“Aku tidak menjual secara tangguhan tempo bayaran.”

Abdurrahman bin Auf tidak menjalan model pembayaran tempo yang rata-rata ramai dikalangan para peniaga yang mengamalkan teknik ini. Dengan menggunakan metode tempo maka uang yang akan di keluarkan di masa depan akan semakin banyak dan bertambah tentu itu akan menjadi beban bagi jalanya usaha bisnis yang dikembangkan

Dia menjalankan bisnis dengan TUNAI atau CASH.

Uang tunai sangat penting dalam bisnis, kalau cash menipis dan keuntungan masih.

Tagihan listrik, gaji Hb karyawan, kontrakan tidak bisa di bayar menggunakann piutang, hanya bisa dikenakan menggunakan KAS.

Dengan menggunakan uang pokok makan efektifitas pengeluaran bisa di tekan seminim mungkin dan hal itu bisa menyegarkan keuangan perusahaan untuk di pakai pada kegiatan unit usaha yang lainya dengan,

 

PENUTUP

Demikianlah beberapa trik usaha yang di kembangkan oleh sahabat nabi Abdurahman bin Auf dimana pada perang Tabuk ia menyumbangankan ribuan dirham dan serta kafilah unta yang sarat dengan barang barang

“Dipercaya di bumi dan dipercaya di langit”. Inilah salah satu julukan yang diberikan kepada sahabat nabi ini, Pada biografi dan kisah Abdurrahman bin Auf mungkin kebanyakan kita hanya mengenal beliau sebagai sahabat yang pandai berdagang dan mempunyai banyak harta berkat kejujurannya dalam berusaha. Akan tetapi, ada banyak sekali cerita indah dan mengagumkan dalam kehidupan beliau yang patut kita gali dan ketahui untuk dijadikan sebagai teladan untuk kehidupan kita sehari-hari.

Maka marilah kisah perdaganganya bisa menjadi salah satu inspirasi kita dalam menjalankan usaha demi mencapai ridho allah subhanwataala