Kegiatan Kami

Memberikan Terapi Tulang Kepada Pengungsi Dan Relawan

Lombok – Tulang menjadi elemen penting dalam tubuh dimana saat kejadian gempa yang banyak terjadi ialah masalah pada tulang antara lain : keselo, patah, terkilir, bergeser dan sebagainya,tim LAZ ABA menurunkan bantuanya yaitu bapak Arslan untuk menanganinya.

Kegiatan tim medis ABA pada, Senin (27/8/2018 )ialah memberi terapi tulang, bapaka Arslan diaman beliau berkeliling tempat untuk menangani berbagai macam pasien seputar tulang antara lain.

Pertama, bapak Makmur haini dimana setelah terjadi gempa beliau mengalami patah tulang selangka di bagian belakang , dan itu menimbulkan nyeri pada beliau,” Saya merasakan bagian belakang badan saya begitu nyeri,” ungkapnya dan tim pun memberikan terapi untuk penyembuhanya.

Kedua, Inak Mahdi dimana pasien ini mengalami patah tulang paha, ketika terjadi gempa beliau tertimpa puing naum tidak besar hal itu menyebabkan kakinya menjadi patah. Tim medis ABA melalui bapak Arslan memberikan terapi dengan cara di urut dan diberikan obat ,dan sebagai catatan beliau adalah ahli patah tulang di tanah jawa.

Ketiga, selain para pengungsi yang mengalami patah tulang sehabis gempa tim ABA juga menterapi dua orang relawan di Hilal Ahmar dimana mereka terlalu letih dan panah capek dengan terapi menjadi rileks dan mampu menjalankan berbagai tugas.

Dengan terapi yang baik ,maka badan saya kembali menjadi fit dan dapat melaksanakan tugas melayani masyarakat lebih optimal, ” cetus relawan yang diberikan terapi

Keempat,  Menterapi 7 orang di Bumbung dengan cara akupuntur telinga dimana organ ini sangat sensitif dan terkena debu maka pendengaran menjadi berkurang dan samar, maka terapi telinga menjadikanya lebih jernih dan enak saat mendengarkan panggilan suara.

 

Telinga saya ketika setelah terapi menjadi lebih jernih dan jelas dalam mendengarkan suara panggilan orang,” cetus sang relawan ketika setelah di terapi

Kelima ,Menterapi seorang relawan Baik yg tangannya dislokasi dimana dalam menjalankan tugas yang berat seperti mengangkat barang , peralatan juga makanan bisa membuat lengan menjadi terkilir, dan hal itulah yang dialami oleh relawan dari RelaBaik dimana tulang tanganya mengalami dislokasi ( pindah urat )

Terapi dilakukan dengan cara memijit bagian yang pindah juga diberikan cairan herbal agar kembali normal dan dalam hitungan menit tangannya kembali normal lagi,” ungkap sang terapis

Patah tulang masih menjadi salah satu masalah yang sering dihadapi oleh para pengungsi dan harus segera diberi penanggan agar kembali normal.

Related Post

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

phone sms wa