Lenteng Agung , Jakarta – LAZ BM ABA bersama dengan beberapa lembaga pengelola zakat menghadiri forum diskusi dan peresmian  gedung baru FOZ di Lenteng Agung. Acara berlangsung pada Hari, Selasa 11 Desember 2018.

Sebelum diskusi dimulai acara diawali dengan tasyakuran gedung FOZ yang baru, dimana seremonial dibuka oleh Direktur Operasional FOZ yaitu Bapak Budi. Selanjutanya perwakilan dari LAZ BM ABA yang dihadiri oleh Direktur Utamanya Bapak Fitria Sanjya diberi amanah untuk menutup dengan doa.

Acara dilanjutkan dengan materi dengan tema : Zaman Milenia Dengan Geliat Zakat Diranah Digital. Dan dengan tema tersebut berimplikasi kepada  setiap kegiatan transaksi zakat harus selalu update.Pengelolaan dan penyaluran juga harus terakomodasi melalui instrumen digital. Dan lembaga zakat harus membuka orientasi dari offline ke online

Salah satu contoh nyata dari aplikasi tersebut ialah program dari zakathp dari kitabisa.com dimana transaksi zakat sudah melalui proses online meskipun tanpa ada legalitas dari BAZNAS  maupun Kementrian Agama  sudah bisa beroperasi. Maka daripada itu kita harus selalu cerdik dan bijak dalam mengantisipasi transaksi online karena semua menu dimanjakan untuk Muzaki/donatur.

Agar kita tidak  tergilas oleh perkembangan milenia maka lembaga Amil Zakat harus mengambil langkah yang konkret untuk menghadapi ranah milenia.Diprediksi tahun 2019 adalah kebangkitan revolusi era digital, semua lini serba digital.


Menurut Ketua Umum Bambang Suherman walaupun offline masih bisa jalan di pedesaan-pedesaan namun akan tergilas cepat di perkotaan yg menuntut semua mudah termasuk transaksi zakat

Semoga dengan materi yang didapatkan akan membuat LAZ BM ABA di seluruh Indonesia akan meningkat  sistem profesionalismenya dalam melayaani zakat  di masyarakat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *