Donggala – Fasilitas umum milik warga masih belum berfungsi seutuhnya dan banyak mengalami kerusakan .LAZ BM ABA pun berusaha memperbaiki hal tersebut. Target yang akan dikerjakan ialah pengadaan tandon air yang berfungsi menampung air untuk kebutuhan warga.

Tandon air tersebut merupakan kebutuhan utama masyarakat untuk MCK, maka relawan LAZ BM ABA bekerja sama dengan Relawan Muslim Bersaudara berencana akan mendirikan kembali tandon air serta membangun MCK karena selama ini masyarakat belum mempunyai MCK yang layak. Mereka masih mandi dan mencuci di pinggir jalan. Hal ini sangat mengganggu pemandangan.

Bersama warga mengevaluasi bahan dan letak yang terbaik untuk posisi tandon. Selain membangun yang lebih kokoh tim juga ingin tandonya mampu bertahan jikalau ada gempa susulan.

Rencananya akan dibelikan sebanyak 2 buah dimana satu dari LAZ BM ABA dan satunya dari Muslim bersaudara Lemabga Kemanusiaan dari Padang, Kami ingin kebutuhan warga cepat terpenuhi, dan lokasi tandon berada di  Desa Labuan Lelea Kecamatan Lelea Kabupaten Donggala Sulawesi Tengah.

Kami ingin memperbaiki tandon air karna hal itu sangat penting sekali bagi kebutuhan warga dan rencanaya kami akan membeli 1 buah  dan  sisanya dari  Lembaga Muslim Bersaudara, Jadi ada 2 buah yang diberikan ,”Ungkap Bapak Sultan Relawan ABA.

Selain merencanakan akan memperbaiki tandon kegiatan berikutnya ialah mensupplai material untuk pembanguan huntara.Pembanguan huntara tersebut berhenti karna kurangnya pasokan material dan tampak material telah tiba dan langsung diangkut menuju lokasi pembuatan.

Lokasi pendistribusian material di  lokasi huntara di Dusun Wani Dua, Donggala, Sulawesi Tengah. Dan kegiatan ini dilaksanakan pada Hari Rabu 7 Oktober 2018.

Tim mulai memindahkan material tersebut dibantu oleh warga lokal setempat dimana mereka senang membantu karna ingin fasiltias huntara bagi warga ditempat mereka cepat terselesaikan.

Kami senang membantu lemabaga kemanusiaan yang membangun desa kami, Karna kami ingin warga disini hidupnya juga lebih baik dari masa bencana kemarin.” ungkapan yang di tangkap dari warga.

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *